Selasa, 30 Juni 2015

Sosok Warga Yang Toleran Meninggal Dunia



GADINGAN (30/06/2015)Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah dengan tenang Ibu Ngatinem Udiwiyono, pada hari Senin dini hari (29/06) sekitar pukul 02.30 WIB di rumah kediamannya RT 04 RW 08 Gadingan Wates Kulon Progo.

Almarhumah meninggal pada usia 74 tahun dan dikenal sebagai sosok warga yang toleran, ramah dan penuh kekeluargaan dalam bermasyarakat. Ia meninggal disebabkan masuk angin, kata salah seorang keluarganya. 
Sebelum meninggal pada Senin petang, tepatnya habis magrib (29/06) ia sempat berkunjung ke salah seorang keluarganya yang bernama Baitul Muazin.

Almarhumah dikebumikan pada Senin siang (29/06) di Pemakaman Umum Juangen, Kedungdowo, Wates, Kulon Progo dan malam harinya diadakan pengajian Tahlil yang dihadiri warga sekitar, dengan harapan semoga almarhumah Ibu Ngatinem Udiwiyono meninggal dalam keadaan chusnul chotimah. (br)


HUMAS G4 

Tim PPL - KKN UIN Suka Yogyakarta Lakukan Bakti Masyarakat



GADINGAN (29/06/2015 – Sesuai program dari panitia ramadhan mushola Soko Tunggal Gadingan, untuk kegiatan pengajian anak-anak, remaja dan dewasa semakin semarak dengan hadirnya mahasiswa-mahasiswi Fakultas Ilmu Tarbiyah Jurusan PAI, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) Yogyakarta yang pada saat ini sedang melaksanakan tugas Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) – KKN di SMK Ma’arif Wates.

Disela-sela kesibukan dan tugas yang diembannya, mereka mau membantu memberikan ilmu yang didapat dari bangku kuliahnya kepada masyarakat Gadingan, khususnya bagi anak-anak dan remaja, mereka mengisi pengajian, mengajar iqra’, mengajar qiro’ah dan pelajaran lain yang sangat bermanfaat. Kata Risky Cahya Pratama selaku koordinator.

Sementara menurut Ambarwati yang juga mewakili teman-temannya pada saat ditanya oleh panitia ramadhan 1436 H, mushola Soko Tunggal, ia mengaku sangat senang dan bangga terhadap masyarakat Gadingan yang telah memberikan perhatian dan memberikan ruang untuk berbaur dengan warga setempat serta siap membantu memberikan ilmu yang didapat dari bangku kuliahnya. Hal ini merupakan bakti kami kepada masyarakat, mudah-mudahan ada manfaatnya. Kata Ambarwati

Terkait dengan kegiatan, pada hari Jum’at – Minggu (26-28/06) telah diadakan pengajian sesuai rencana yang telah disusun panitia. Jum’at untuk anak-anak dengan materi belajar qiro’ah dan belajar iqro’, Sabtu untuk remaja belajar qiro’ah dan pengajian. Sedangkan hari Minggu sore untuk dewasa pengajian. Usai acara diakhiri dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan sholat magrib berjamaah.

Sedangkan pada hari Minggu pagi (28/06) telah selesai dilaksanakan lomba untuk anak-anak yaitu lomba Adzan, lomba Berhijab dan lomba Kaligrafi. Untuk ketiga lomba tersebut diikuti sekitar 25 anak dan semua kegiatan tersebut ditangani oleh Tim PPL-KKN, sedangkan hasilnya akan diumumkan pada tanggal 05 Juli 2015, jam 20.00 WIB bertepatan dengan Peringatan Nuzulul Qur’an.

Adapun nama mahasiswa-mahasiswi yang melaksanakan PPL-KKN dari UIN Suka Yogyakarta adalah Risky Cahya Pratama (koord), Sunarjo, Khaerul Azam, Ma’sum Badawi, Ambarwati, Khusnul Khotimah, Ita Indrayani, Lailatul Munawaroh, Siti Yuliana dan Miss Paridah Doloh. (br)


HUMAS G4 

Bertaqwa dan Hidup Sehat Merupakan Bekal Kita Kemudian



GADINGAN (20/06/2015) – Beberapa rangkain kegiatan yang berhasil diliput oleh koresponden humas G4 diantaranya ceramah Bp. Pramono Sigit mengenai ketaqwaan kita kepada Allah SWT,  yang disampaikan sebelum sholat tarawih di mushola Soko Tunggal Gadingan, Sabtu malam (27/06).

Dijelaskan, dia mengisi ceramah ini merupakan pengalaman yang pertama di mushola Soko Tunggal dan mengucapkan terimakasih kepada takmir dan jamaah hususnya masyarakat Gadingan. Dalam ceramahnya ia mengajak jamaah untuk berbekal, dan sebaik-baik bekal adalah taqwa serta diharapkan menjadi orang yang mutaqin yaitu orang yang bertaqwa. Sesungguhnya orang yang mutaqin atau bertaqwa adalah orang yang paling mulia disisi Allah SWT. Jelas Bp. Pramono Hadi.

Sementara pada Minggu malam (28/06) Bp. Wariso yang hadir sebagai penceramah di mushola yang sama, mengingatkan kepada para jamaah yang pada saat ini diberi kenikmatan dan kesempatan untuk melaksanakan sholat isya’ berjamaah dan insyaallah akan kita lanjutkan dengan sholat tarawih. Ia juga menyampaikan terimakasih pada takmir musholla Soko Tunggal, yang memberi kesempatan untuk hadir bersilaturahim dan ini merupakan kesempatan yang pertama kalinya. Tuturnya

Disampaikan, tidak ada yang namanya sakit dikarenakan puasa, insyallah dengan berpuasa  kita menjadi sehat sehingga dapat menjalankan ibadah-ibadah lainnya.

Pada kesempatan ini Bp. Wariso banyak mengupas masalah kesehatan, ia menceritakan, salah satu dokter di Negara adidaya pada saat ini mengkapenyakan bagaimana kita bisa hidup sehat dan berusaha makanan yang kita konsumsi untuk kebutuhan badan kita harus disesuaikan dengan kondisi tubuh kita masing-masing. Untuk itu diharapkan, makanan yang dikonsumsi oleh orang yang sedang menjalankan ibadah puasa, pada saat berbuka hendaknya jangan makan terlalu berlebihan karena hal tersebut tidak baik bagi kesehatan dan yang perlu diperhatikan adalah kandungan gizi makanan tersebut. Jelas Warsito, mengakhiri ceramahnya.

Inti ceramah dari kedua pembicara tersebut merupakan siraman rohani terhadap setiap insan manusia yang pada saat ini mengalami dilemma atau tidak, yang sedang galau atau tidak, agar selalu ingat terhadap sang pencipta yaitu Allah SWT dan diharapkan selalu melaksanakan apa yang menjadi perintahNya dan apabila kita pandai-pandai menjaga kesehatan dan  bertaqwa kepadaNya, insyaallah akan menjadi bekal kita dikemudian hari. (br).


HUMAS G4 

Kamis, 25 Juni 2015

Berbuat Kebaikan Kepada Orang Lain Merupakan Ibadah



GADINGAN (26/06/2105) – Memasuki hari ke 8 puasa bulan ramadhan 1436 H, suasana kegiatan sholat tarawih masih semarak dipadati jamaah seperti terlihat di mushola SOKO Tunggal Gadingan. Seperti hari-hari sebelumnya, sebelum dilaksanakan sholat tarawih dilakukan ceramah yang pada kesempatan malam itu Kamis (25/06) Bp. Waskito Widodo hadir memberikan tausiah-tausiahnya.

Bp. Waskita W mengatakan, bahwa pada saat ini kita dalam perjalanan yang diibaratkan bepergian ke Jakarta mestinya kita menggunakan bekal (sangu). Jadi, lanjut Bp. Waskita apabila kita mau datang atau hadir kehadapan Allah SWT harus membawa bekal yang banyak berupa ajaran agama islam sebagaimana yang diajarkan rasul kepada pengikutnya dan untuk kita melalui para ulama yaitu berupa sholat dan ibadah lainnya. Mengerjakan sholat juga merupakan ibadah, kemudian rasa bersyukur kepada Allah SWT hal ini juga merupakan ibadah. Misalnya kita diberi kesehatan ya harus bersyukur, karena dengan badan sehat kita dapat menjalankan ibadah-ibadah lainnya.

Lebih lanjut Bp. Waskita W mengajak pada para jamaah mari kita selalu bersyukur kepada Allah SWT, seperti yang dicontohkan oleh para alim ulama dari Nabi Muhammad SAW. Pada prinsipnya kita harus selalu berbuat kebaikan, beramal, bersodaqoh, saling bantu membantu terhadap sesama terlebih pada orang miskin,  memberikan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain, semua itu adalah ibadah. Bp. Waskita mengakhiri ceramahnya.

Sementara dari panitia menginformasikan bahwa pada hari jum’at sore ada pengajian anak-anak, sabtu sore pengajian untuk para remaja, minggu sore pengajian untuk kelompok dewasa dan diakhiri dengan berbuka puasa bersama.

Sedangkan pada hari minggu pagi mulai jam 08.00 sampai dengan selesai akan diselenggarakan lomba adan, lomba hijab dan lomba kaligrafi. Semua lomba untuk anak-anak yang masih duduk di SD dan SMP. (br).


HUMAS G4  

Rabu, 24 Juni 2015

Persiapan Peringatan Nuzulul Qur’an Sudah Final



GADINGAN (24/06/2015) – Usai menjalankan sholat tarawih bersama, para takmir mushola Soko Tunggal yang dipimpin ketuanya Bp. Wahyono, langsung mengadakan rapat persiapan acara Nuzulul Qur’an.

Rapat yang diselenggarakan dengan santai penuh kekeluargaan ini dihadiri 15 orang takmir dan juga dihadiri Sdri. Ambarwati dan Sukarjono, mewakili rekan-rekanya sesama  mahasiswa UIN Yogyakarta yang pada saat ini sedang melaksanakan KKN di SMK/SMA Ma’arif Wates.

Bp. Wahyono pada kesempatan tersebut berharap agar program yang telah disusun ini bisa berjalan sesuai yang kita harapkan dan sukses dalam pelaksanaannya dan kepada mahasiswa KKN juga dimohon berperan aktif dalam kegiatan ini serta kegiatan lainnya di masyarakat tanpa mengganggu tugas pokok KKN itu sendiri. 

Selanjutnya, acara diberikan kepada Bp. H. Martono untuk memandu jalannya rapat. Hasil kesepakatan rapat pertama dan yang kedua ini, diputuskan bahwa kegiatan Nuzulul Qur’an yang akan digelar pada Minggu malam (05/07) bulan depan bertempat di Mushola Soko Tunggal RT 03 RW 08 Gadingan Wates Kulon Progo, akan dimulai usai sholat tarawih atau sekitar pukul 20.00 WIB sampai selesai.

Kegiatan bertema “Tingkatkan Kualitas Diri Menyambut Kemenangan Sejati“ akan menghadrkan pembicara atau penceramah Bp. Drs. Syaiful Hadi, MA dari Kantor Kemenag Kab. Kulon Progo. Jadi rapat persiapan ini sudah final tinggal nunggu waktu pelaksaan, jelas Bp. H. Martono.

Pada kesempatan tersebut juga akan laksanakan penyerahan hadiah lomba adzan, pakai hijab dan lomba kaligrafi. Diharapkan kepada semua warga masyarakat Gadingan, untuk menghadiri acara tersebut. (br)


HUMAS G4